Sebelumnya, Dasco melalui akun Instagram resminya, @sufmi_dasco, menyampaikan Indonesia harus mampu menentukan penilaian terhadap pasar modalnya sendiri. Menurutnya, Indonesia tidak seharusnya sekadar mengikuti pengumuman lembaga pemeringkat asing terkait persoalan dalam negeri.
"Di bursa kita, bersama akan kita buat dan tentukan rating kita sendiri. Kita bersatu, bergerak, dan berjuang. Menuju Bangsa Pemenang," kata Dasco dalam unggahan Instagram pada Sabtu (24/10/2026).
Usulan tersebut muncul setelah MSCI mengumumkan konsultasi terkait kemungkinan penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Pengumuman itu disampaikan pada Jumat (16/10/2026), dengan keputusan final dijadwalkan paling lambat pada 30 Juni 2027.
Dalam pengumumannya, MSCI menyoroti sejumlah persoalan terkait aksesibilitas investasi dan tata kelola pasar saham Indonesia. Kekhawatiran tersebut mencakup transparansi struktur kepemilikan saham serta dugaan aktivitas perdagangan yang terkoordinasi.
"Kekhawatiran tersebut mencakup struktur kepemilikan saham yang terus dinilai tidak transparan serta dugaan aktivitas perdagangan yang terkoordinasi," tulis MSCI dalam pengumumannya.