Denny Indrayana Ungkap 2 Masalah Pemilu, Singgung Duitokrasi dan Meng-Gibran

Danandaya Arya Putra
Pakar hukum tata negara, Denny Indrayana. (Foto: Danandaya Arya Putra)

JAKARTA, iNews.id - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana menilai pelaksanaan pemilu di Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan yang perlu dibenahi sebelum sistem e-voting diterapkan. Dia menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai "Duitokrasi" dan "Meng-Gibran".

Hal tersebut disampaikan Denny dalam diskusi yang digelar Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA Fikom Unpad) bertajuk "E-Voting untuk Memilih Pejabat Negara: Seberapa Siap Indonesia?" di Tamarin Hotel Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Denny mengatakan persoalan mendasar dalam pemilu harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum Indonesia beralih ke sistem pemungutan suara elektronik.

"Pertama, kita punya masalah pemilu yang dua hal harus kita tolak: menolak pemilu yang duitokrasi dan menolak pemilu yang menggibran," kata Denny.

Menurut Denny, Duitokrasi menggambarkan kondisi ketika kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi bergeser menjadi kedaulatan uang. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kualitas proses pemilu hingga menghasilkan siklus politik yang tidak sehat.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ade Armando Sarankan Gibran Abaikan Sayembara Denny Indrayana soal Ijazah: Jangan Didengerin

9 bulan lalu

Polemik Ijazah, Denny Indrayana: Sumber Masalahnya Ada di Pak Jokowi

10 bulan lalu

Denny Indrayana Gabung Tim Kuasa Hukum Roy Suryo Cs di Kasus Fitnah Ijazah Jokowi

2 tahun lalu

Denny Indrayana Singgung Ada Jenis Presiden Sialan, Ini Maksudnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal