Destry Blak-blakan soal Rupiah Rp17.700: Nilainya Bisa Lebih Rendah dari Sekarang

Anggie Ariesta
Ilustrasi rupiah di kisaran Rp17.700 per dolar AS. (Foto: iNews.id)

"Waktu positif itu rupiah bisa cepat turunnya dan kami tetap, kami akan selalu manfaatkan momentum. Pada saat sentimen positif tentu BI akan terus tetap ada di pasar, itu sudah jadi kewajiban kami jaga volatilitas dari rupiah, jadi jangka pendek ada pengaruh dari sentimen," paparnya.

Untuk menjaga stabilitas rupiah dalam jangka panjang, Destry menilai pemerintah dan BI perlu memperkuat sektor eksternal. Salah satu pekerjaan utama yang perlu didorong yakni memperbaiki neraca pembayaran atau balance of payment.

Selain itu, peningkatan ekspor barang dan jasa dinilai penting untuk memperkuat fundamental sektor eksternal Indonesia.

"Jadi untuk jangka panjangnya kita punya tantangan sektor eksternal terkait bagaimana dari neraca pembayaran, balance of payment kita menjadi pekerjaan rumah kita semua tentunya, pemerintah, BI, dan semua masyarakat kita, adalah agar ekspor kita bisa kita tingkatkan, kemudian jasa," tegas Destry.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

7 hari lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.917 per Dolar AS

12 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

13 hari lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal