Dewas Minta Pimpinan KPK Cari Pembocor Info Geledah Kasus Pajak

Raka Dwi Novianto
Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggelar rapat koordinasi pengawasan (Rakorwas) terkait kebocoran informasi penggeledahan kasus pajak pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Dewas pun memerintahkan pimpinan KPK agar menindaklanjuti kebocoran tersebut. 

"Dewas telah meminta Pimpinan KPK untuk mengusut sumber kebocoran informasi tersebut agar pelakunya bisa ditindak," kata Anggota Dewas Syamsuddin Haris dalam keterangannya, Selasa (20/4/2021). 

Diketahui, akibat kebocoran informasi tersebut tim penyidik KPK tidak mendapatkan hasil usai melakukan penggeledahan di dua lokasi yakni kantor PT Jhonlin Baratama dan lokasi di Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Barang bukti di lokasi tersebut telah dibawa kabur menggunakan truk.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

KPK Sebut OTT di Bea Cukai Bongkar Celah Korupsi Impor Barang, Ancam Penerimaan Negara

Nasional
1 hari lalu

Ma'ruf Amin: Kalau Performa KPK Kurang, Sebaiknya UU Dikembalikan ke Versi Lama

Nasional
3 hari lalu

KPK Sita 5 Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Pecahan Mata Uang Asing terkait Kasus Impor Bea Cukai

Nasional
3 hari lalu

Hakim Djuyamto Melawan usai Vonis Kasus CPO Diperberat Jadi 12 Tahun, Ajukan Kasasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal