Di Balik Peristiwa Rengasdengklok: Dari Radio Sutan Sjahrir Berakhir dengan Proklamasi Kemerdekaan

Nuriwan Tri Hendrawan
Peristiwa Rengasdengklok 16 Agustus 1945 saat para pemuda menculik Soekarno-Hatta dan mendesak keduanya agar segera memproklamasikan kemerdekaan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Salah satu tonggak sejarah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) 17 Agustus 1945 yaitu peristiwa Rengasdengklok. Peristiwa yang berlangsung di daerah Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat itu terjadi pada 16 Agustus 2021.

Saat itu para pemuda menculik Soekarno dan Mohammad Hatta. Mereka mendesak keduanya segera memproklamasikan kemerdekaan RI.

Kisah itu berawal pada masa penjajahan Jepang (1942-1945), militer Jepang melarang peredaran radio secara bebas. Hanya radio-radio yang sudah tersegel atas izin Jepang yang boleh dimiliki dan digunakan penduduk di Indonesia.

Salah satu penggerak Kemerdekaan RI, Sutan Sjahrir punya kegemaran mendengarkan siaran radio. Sjahrir memilik sebuah radio kesayangan berwarna gelap yang selalu disembunyikan di kamar tidurnya.

Radio milik Sjahrir itu ilegal karena tidak bersegel alias tidak ada izin dari penguasa Jepang. Sjahrir hanya mengeluarkan radio tersebut ketika ingin mendengarkan kabar berita dari dunia di luar Indonesia.

Jurnalis Rosihan Anwar mengungkapkan, Sutan Sjahrir dapat menangkap siaran-siaran berita luar negeri yang tidak disiarkan Jepang dengan menggunakan radio tersebut.

Menurut Rosihan, Sjahrir dapat menangkap siaran-siaran berita luar negeri yang tidak disiarkan penguasa Jepang saat itu dengan menggunakan radio tak bersegel tersebut. Termasuk siaran dari radio Brisbane yang dipancarkan Pemerintah Hindia Belanda dalam pembuangan di Australia.

“Dari siaran itu, Sjahrir bahkan mendengarkan informasi tentang teman-temannya di daerah pembuangan,” cerita Rosihan Anwar dalam bukunya berjudul "Sutan Sjahrir: Negarawan Humanis, Demokrat Sejati yang Mendahului Zamannya".

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Anggota DPR Ungkap Kunci Indonesia Jadi Negara Besar: Kepercayaan Rakyat

Destinasi
2 hari lalu

Bukan soal Uang, Harvard Ungkap Alasan Indonesia Jadi Negara Paling Sejahtera

Nasional
2 hari lalu

Indonesia Dinobatkan Negara Paling Sejahtera di Dunia Kalahkan Amerika Serikat

Internasional
5 hari lalu

Indonesia Resmi Jabat Presiden Dewan HAM PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal