Di Mahasiswa Bersuara, Sherly Annavita Ungkap Alasan Berani Bahas Isu Sensitif 

Mei Sada Sirait
Kreator konten Sherly Annavita dalam acara Mahasiswa Bersuara pada rangkaian iNews Campus Connect (ICC) 2026 di Universitas Tarumanagara (Untar), Rabu (30/9/2026). (Foto: Aldhi Chandra/IMG)

Menurutnya, pembahasan yang berlangsung selama delapan hingga 10 menit bisa dipotong menjadi klip satu atau dua menit dan kemudian beredar tanpa konteks lengkap.

“Ketika itu masuk ke dunia digital, ternyata itu menjadi sesuatu yang liar, bola liar. Artinya mungkin kita mem-posting-nya 8 menit atau 10 menit misalnya di satu platform, dan itu bisa menjadi hanya 1 atau 2 menit clip-clip-nya dan beredar, sehingga kita kehilangan konteks,” kata dia.

Meski menyadari risiko tersebut, Sherly akhirnya memilih untuk tetap membicarakan isu sosial dan politik. Keputusan itu diambil dari keresahan, bukan semata-mata karena keberanian.

“Kalau sosial, politik, pada akhirnya impact dari kebijakan itu kena ke kita semua,” ucapnya.

Salah satu momen yang kemudian membuatnya semakin aktif menyuarakan pandangan adalah Pemilihan Presiden 2019. Saat itu, Sherly melihat banyak perdebatan publik yang menurutnya memperlihatkan logika berpikir yang terbolak-balik maupun berbagai bentuk falasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 jam lalu

Jangan Asal Ikut Tren, Ini Cara Bedakan Peluang dan FOMO dalam Berinvestasi

5 jam lalu

Mulai Investasi Jangan Tunggu Uang Sisa! Wajib Kendalikan Pengeluaran untuk Self Reward

5 jam lalu

Dua Kali Gagal ke Olimpiade, Gloria Widjaja Ungkap Momen Terberat dalam Kariernya

6 jam lalu

3 Tahun Ngonten Tanpa Penghasilan, Rizky Podos Ungkap Perjuangannya Jadi Kreator Konten

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal