Indonesia juga mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen dalam satu dekade terakhir. “Dan saya yakin bahwa tahun ini, pertumbuhan (ekonomi) kami akan lebih tinggi,” katanya.
Prabowo menekankan optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Menurutnya, sejumlah laporan dari lembaga internasional turut mengakui ketangguhan ekonomi Indonesia. Dia mencontohkan pernyataan International Monetary Fund (IMF) pada November lalu yang menyebut Indonesia sebagai titik terang (bright spot) di tengah tingginya ketidakpastian global dan meningkatnya tensi dagang.
“Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kami karena optimisme yang tidak berdasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo menilai stabilitas ekonomi Indonesia tidak terjadi secara kebetulan. Dia menyebut ketangguhan tersebut tercipta karena Indonesia memilih persatuan dan kolaborasi dibandingkan perpecahan.
“Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga,” kata Prabowo.