Dirjen Kemendikdasmen Beberkan Alasan Pengadaan Chromebook Disetop di 2019

Achmad Al Fiqri
Dirjen PAUDasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto membeberkan dasar pengadaan laptop Chromebook sempat dihentikan di tahun 2019. (Foto: Achmad Al Fiqri)

Kedua, guru di daerah 3T tidak bisa mengoperasikan Chromebook. Lalu, alasan ketiga yakni Chromebook tak bisa digunakan untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Yang kedua, SDM (sumber daya manusia) di daerah 3T tidak familiar dengan interface Chromebook. Sampai sekarang pun sama, saya pun nggak pakai Chromebook, karena tidak familiar dengan cara mengoperasikan, intinya tidak biasa menggunakan Chromebook SDM-nya, guru-guru terutama ya karena kita berikan untuk guru," ujarnya.

"Yang ketiga, waktu itu kita punya UNBK, ujian nasional. Nah, di tahun 2019 kita masih menjalankan ujian nasional di tahun 2020 kan berhenti, jaman Mas Nadiem. Pada saat itu Chromebook belum bisa digunakan untuk ujian nasional, ada aplikasi yang tidak bisa diinstal di situ," kata dia.

Keempat, sejumlah applikasi tambahan yang tidak di approved oleh google tak bisa dioperasikan dalam Chromebook. Gogot mengatakan empat alasan itu yang akhirnya mendasari penghentian pengadaan Chromebook di 2019.

"Yang terakhir adalah Chromebook terbatas untuk instalasi aplikasi-aplikasi tambahan. Contoh kita punya aplikasi Dapodik itu tidak bisa, kemudian juga beberapa aplikasi-aplikasi yang tidak approved oleh Google tidak bisa dioperasikan dalam Chromebook," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Nadiem Hadiri Sidang Korupsi Laptop Chromebook, Disambut Riuh Tepuk Tangan

Nasional
4 hari lalu

Ojol Ramai-Ramai Dukung Nadiem di Sidang Kasus Laptop Chromebook

Nasional
4 hari lalu

Usai 2 Kali Ditunda, Nadiem bakal Jalani Sidang Korupsi Laptop Chromebook Besok

Nasional
17 hari lalu

Nadiem Absen, Sidang Pembacaan Dakwaan Korupsi Laptop Chromebook Hari Ini Ditunda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal