JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah dunia berada di kisaran 89 dolar AS per barel pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Harga kembali melemah untuk hari kedua berturut-turut seiring indikasi pemulihan pengiriman minyak dari kawasan Timur Tengah mendekati kondisi sebelum perang.
Mengutip data Trading Economics, laporan JPMorgan mencatat volume distribusi minyak mentah telah melonjak menjadi 17,5 juta barel per hari. Angka tersebut setara 98 persen dari kapasitas sebelum perang.
Sementara itu, pasokan produk olahan seperti bensin dan solar telah mencapai 3 juta barel per hari atau sekitar 58 persen dari tingkat sebelum perang.
Pemulihan distribusi juga terlihat dari aktivitas sejumlah negara produsen minyak di kawasan Teluk. Mereka tetap mengirimkan muatan dalam volume besar melalui Selat Hormuz meski risiko keamanan maritim masih tinggi.
Irak bahkan kini aktif mencarter tambahan kapal sewaan untuk mengangkut kargo minyak melewati jalur perairan strategis tersebut.