Bos Saudi Aramco Peringatkan Cadangan Minyak Dunia Menipis: Butuh 2 Tahun untuk Pulih

Aditya Pratama
CEO Saudi Aramco memperkirakan pemulihan stok minyak dunia bisa membutuhkan hingga dua tahun akibat gangguan pasokan selama perang AS-Iran. (Foto: AP)

DHAHRAN, iNews.id - Pemulihan stok minyak dunia dapat membutuhkan waktu hingga dua tahun akibat gangguan pasokan yang berlangsung selama perang Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kondisi ini diperkirakan masih dapat memperketat pasokan global jika konflik terus berlanjut.

Dilansir dari Reuters, CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan, tekanan terhadap pasar minyak akan semakin besar hingga Selat Hormuz kembali sepenuhnya terbuka dan kepercayaan terhadap pasar energi pulih.

Menurutnya, pengisian kembali stok minyak dunia sambil memenuhi kebutuhan global dapat memerlukan waktu hingga dua tahun, meski kondisi kembali normal.

“Bahkan setelah itu, pengisian kembali persediaan sambil memenuhi permintaan dapat memakan waktu hingga dua tahun,” ucap Nasser dalam konferensi Energy Intelligence di London, Senin (5/10/2026).

Nasser menambahkan, hampir 3 miliar barel pasokan minyak telah hilang sejak AS dan Israel melancarkan serangan militer terhadap Iran pada akhir Februari. Di sisi lain, sekitar 1 miliar barel minyak telah dikeluarkan dari cadangan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pasokan Minyak Mentah Terganggu, ESDM Tak Lagi Andalkan Lelang Impor BBM

17 jam lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

1 hari lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

2 hari lalu

Fasilitas Minyak Aramco Arab Saudi Terbakar Hebat, Ulah Houthi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal