Ditetapkan Tersangka, Begini Cara Bupati Bengkayang Terima Suap Ratusan Juta

Ilma De Sabrini
Petugas KPK menunjukkan barang bukti uang yang disita dari OTT Bupati Bengkayang Suryadman Gidot dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/9/2019). (Foto: Antara/Sigid Kurniawan).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Suryadman Gidot (SG) sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap. Politikus Partai Demokrat itu sebelumnya ditangkap dalam operasi senyap di Mess Pemda Bengkayang, Selasa (3/9/2019).

KPK menduga Gidot menerima suap terkait proyek di Pemkab Bengkayang. Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Gidot diduga memiliki kebutuhan pribadi mendesak yang menyebabkan dia meminta uang kepada Alexius (AKS) dan Agustinus Yan (YN).

Alexius merupakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang, sementara Agustinus Yan menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang.

"SG diduga meminta uang kepada AKS dan YN masing-masing sebesar Rp300 juta. Uang tersebut diduga diperlukan SG untuk menyelesaikan permasalahan pribadinya," kata Basaria saat jumpa pers di kantor KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Basaria menjelaskan, Gidot berani meminta uang kepada dua orang tersebut karena sebelumnya telah memberikan anggaran Penunjukan Langsung tambahan APBD-Perubahan 2019 kepada Dinas PUPR sebesar Rp7,5 miliar dan Dinas Pendidikan sebesar Rp6 miliar.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
15 jam lalu

Usut Gratifikasi, KPK Panggil Sopir Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

18 jam lalu

KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Hadiri Pemeriksaan: Pejabat Publik Harusnya Jadi Teladan

21 jam lalu

Ketua KPK Soroti Nusron Wahid Absen dari Pemeriksaan: Kurang Bisa Atur Waktu

1 hari lalu

Geledah Kantor Dinkes Madiun terkait TPPU Walkot Maidi, KPK Sita Uang Tunai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal