Dolar Naik, Pedagang Elektronik di Glodok Menjerit Toko Sepi

Rizki Falupi
Suasana pusat elektronik Glodok Tamansari terlihat sepi setelah rupiah melemah mendekati Rp18.000 terhadap dolar AS. (Foto: iNews)

Tak hanya penjualan yang menurun, pedagang juga mulai berhitung ketat dalam memasukkan stok baru. Mereka khawatir harga dolar yang terus naik membuat modal usaha semakin membengkak dan barang sulit terjual.

Meski belum banyak toko yang tutup permanen, sebagian pedagang mengaku mulai membatasi jumlah barang yang dipasok. Langkah itu dilakukan agar kerugian tidak semakin besar jika kondisi rupiah terus melemah.

Di sisi lain, pengunjung yang datang ke kawasan Glodok juga terlihat menurun. Aktivitas tawar-menawar yang biasanya ramai kini mulai berkurang karena konsumen memilih menahan pengeluaran.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha elektronik. Jika nilai tukar rupiah terus tertekan dan daya beli masyarakat belum pulih, tidak menutup kemungkinan lebih banyak toko akan menghentikan operasional dalam beberapa waktu ke depan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Menjelajah Glodok Malam Hari, Jakarta Night Market Suguhkan Kuliner dan Hiburan Seru!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal