DPR dan Kemenag Bakal Bahas Revisi UU Haji, Ada Pasal yang Perlu Disesuaikan

Widya Michella
Anggota Komisi VIII DPR Marwan Dasopang (kanan) (dok. Kemenag)

JAKARTA, iNews.id - Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama bakal membahas revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU). Revisi dilakukan karena ada sejumlah pasal dalam UU itu yang perlu disesuaikan dengan konteks perhajian di masa yang akan datang.

"Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah akan segera merumuskan pasal-pasal yang dianggap tidak relevan lagi terhadap kondisi perhajian di era baru," kata anggota Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, dikutip dari keterangan Kemenag, Jumat (4/11/2022).

Komisi VIII DPR juga telah mengusulkan ke Badan Legislasi (Baleg) terkait rencana revisi. Menurutnya tidak semua pasal akan direvisi, melainkan hanya beberapa saja yang terkait biaya dan penyelenggaraan ibadah haji yang sangat relevan dan perlu mengantisipasi perubahan kebijakan pemerintah Arab Saudi.

"Ini harus disesuaikan dengan kondisi saat ini atau bersifat fleksibel serta memilki payung hukum yang jelas bila ada perubahan mendadak," ujar Marwan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

ISEF 2026, Kemenag Dorong 3 Strategi Penguatan Zakat Produktif demi Kemandirian Mustahik

3 hari lalu

Houthi Serang Riyadh, Wamenhaj Dahnil: Belum Ada Larangan Perjalanan ke Arab Saudi

4 hari lalu

Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib Kelas 3 MI, Kemenag Latih 6.000 Guru

4 hari lalu

Sejarah Baru! Kemenag-Al Azhar Mesir Teken MoU, Buka Peluang Double Degree

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal