JAKARTA, iNews.id - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR melaksanakan vaksinasi covid-19 di lingkungan parlemen sejak Rabu (24/2/2021). Hingga hari ini, Jumat (26/2/2021) sudah ada hampir 2.000 orang di lingkungan kerja DPR yang telah divaksinasi Covid-19.
Anggota DPR yang sudah divaksin kurang dari 100 orang dan sisanya merupakan tenaga ahli (TA), aparatur sipil negara (ASN) DPR, staf DPR, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal), dan petugas kebersihan. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Indra Iskandar kepada wartawan dalam konferensi pers, Jumat (26/2/2021).
Indra menguraikan ada empat tahapan dalam proses vaksinasi di DPR. Pertama, meja 0 untuk verifikasi data yang sudah masuk berdasarkan KTP dan nomor telepon; meja 1 untuk verifikasi terhadap data kesehatan calon yang divaksin; meja 2, pemeriksaan oleh dokter berkaitan dengan latar belakang kesehatan yang akan divaksin; meja 3 merupakan tempat vaksinasi. Setelah dilakukan proses meja 0, 1, 2 dan 3, seseorang yang sudah divaksin masuk ke meja 4 untuk dilakukan observasi selama lebih kurang 30-60 menit.
"Kalau 30 menit sampai satu jam tidak ada masalah yang bersangkutan boleh keluar ruangan. Sampai hari ini baru empat kasus yang pingsan dan sesak napas. Selebihnya, hampir 2.000 sampai hari ini langsung dengan lancar dan baik," ujar Indra.
Untuk hari pertama pelaksanaan, Indra menguraikan ada hampir 500 orang yang divaksin. Kemudian di hari kedua mencapai sekitar 1.200 orang dan hari ketiga vaksinasi masih berlangsung sehingga belum dievaluasi.
"Lebih banyak hari ini memang diisi dengan tenaga-tenaga pendukung lain yang di DPR," ucap Indra.