DPR Optimistis 2026 jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pancasila

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi tahun 2026 menjadi tonggak kebangkitan ekonomi Pancasila. (Foto: freepik)

"Negara, melalui BUMN dan kebijakan publik, memiliki peran strategis sebagai penggerak dan penyeimbang pasar. BUMN tidak semata-mata dituntut mengejar keuntungan, tetapi juga menjalankan mandat konstitusional untuk menghadirkan keadilan ekonomi, menjaga stabilitas harga, dan memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat," tegasnya.

Nurdin menyatakan bahwa penguasaan negara atas sumber daya secara bertanggung jawab dinilai penting. Karena, kekayaan alam Indonesia diolah di dalam negeri untuk menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan kesejahteraan rakyat. 

"Bukan diekspor mentah demi kepentingan jangka pendek. Prinsip keberlanjutan menjadi elemen penting dalam Ekonomi Pancasila. Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan lingkungan hidup dan generasi masa depan. Keadilan antargenerasi harus menjadi bagian integral dari perencanaan ekonomi nasional," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 jam lalu

MUI Kritik Anggota DPR Usul Alat Bantu Seks di Lapas Perempuan: Haram Hukumnya!

1 hari lalu

Arrmanatha Nasir Jadi Menlu, DPR Titip Pesan soal Palestina hingga Perlindungan WNI

3 hari lalu

Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu, Ini Daftar Pimpinan dan Anggotanya

4 hari lalu

Komjen Suyudi Disetujui DPR Jadi Kapolri: Semoga Kita Semua Dapat Gandengan Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal