Sejumlah indikator kesejahteraan lainnya juga ditetapkan dalam RAPBN 2027. Indeks Modal Manusia ditargetkan sebesar 0,575, sedangkan Indeks Kesejahteraan Petani ditargetkan mencapai 0,8038.
Untuk indikator pertanian, Nilai Tukar Petani (NTP) ditargetkan berada di kisaran 126-128. Sementara Nilai Tukar Nelayan (NTN) dipatok sebesar 106-110. Pemerintah dan DPR juga menyepakati target Rasio Gini sebesar 0,360-0,365. Sementara itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup ditargetkan mencapai 76,84.
Pemerintah juga memasang target peningkatan pendapatan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle-income trap. Gross National Income (GNI) per kapita pada 2027 ditargetkan berada di kisaran 5.800-5.840 dolar AS. Angka tersebut setara dengan sekitar Rp98,54 juta hingga Rp99,22 juta.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan menjadikan seluruh masukan, pandangan dan saran dari DPR sebagai pedoman dalam menyempurnakan arsitektur RAPBN 2027.
"Dukungan yang solid ini menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan," kata Purbaya dalam paparannya.
Kesepakatan asumsi makro dan sasaran pembangunan tersebut selanjutnya menjadi fondasi pemerintah dalam menyusun kebijakan fiskal 2027.