DPR Ungkap Money Politics di Pilkades juga Parah, Kandidat Rogoh Kocek Rp16 Miliar

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan (foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan mengungkapkan, biaya tinggi dalam sebuah kontestasi politik tidak hanya terjadi di level kepala daerah. Money politics juga terjadi di level pemilihan kepala desa atau pilkades.

Dede menceritakan, ada salah satu calon kepala desa yang rela merogoh kocek sebesar Rp16 miliar untuk bisa terpilih.

"Jadi, di pilkades yang terjadi saat ini itu, money politics juga menjadi sangat tinggi sekali karena tidak ada pengawasan yang secara langsung," kata Dede di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Oleh karena itu, Komisi II DPR sedang mempertimbangkan apakah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa melakukan tugas-tugasnya untuk mengawasi pelaksanaan pilkades.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
10 jam lalu

DPR Dukung Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Tewaskan 1 Warga saat Ricuh di Pejompongan

1 hari lalu

Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Kasus Kericuhan 27 Agustus: Polda Metro sedang Selidiki

2 hari lalu

Daftar 13 Kejahatan yang Disasar RUU Perampasan Aset, Apa saja?

2 hari lalu

Marak Temuan Desil Tak sesuai Kondisi Warga, DPR Desak BPS Evaluasi Pendataan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal