DPR Ungkap Money Politics di Pilkades juga Parah, Kandidat Rogoh Kocek Rp16 Miliar

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan (foto: Felldy Utama)

"Artinya silakan di-crosscheck saja ada daerah yang biaya untuk pilkades itu mencapai Rp16 miliar, untuk menjadi kepala desa. Dan itu money politics sangat terjadi, kami lagi mulai memikirkan apakah Bawaslu bisa menjadi fungsi pengawas kepada pilkades," ujarnya.

Dede mewanti-wanti jangan sampai para kepala desa terjerat hukum. Dia mengingatkan sudah banyak kepala daerah yang setelah memenangkan pilkada justru berurusan dengan hukum. 

"Kalau menurut Mendagri hampir 40 persen kepala daerah itu terindikasi ada masalah dengan pidana. Jadi konteksnya dalam konteks money politics-nya itu seperti itu," kata dia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Anggota DPR Ungkap Kunci Indonesia Jadi Negara Besar: Kepercayaan Rakyat

Nasional
10 jam lalu

Puan bakal Minta Penjelasan soal Kunjungan Perdana Prabowo ke IKN

Nasional
11 jam lalu

Puan soal RUU Pilkada: Pileg dan Pilpresnya Saja Belum

Nasional
11 jam lalu

Puan Ungkap Isu Strategis yang Jadi Fokus DPR RI pada 2026, Apa Saja?  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal