JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berupaya menggenjot penguatan infrastruktur di daerah transmigrasi. Infrastruktur memadai dianggap dapat memaksimalkan potensi wilayah transmigrasi, yang berdampak pada kelangsungan hidup transmigran.
"Kawasan transmigrasi tidak berdiri dengan sendirinya. Ini butuh kolaborasi dan orkestrasi lintas kementerian dan lembaga. Itulah mengapa Kementerian Transmigrasi berada dalam satu koordinasi di bawah Kemenko Infrastruktur," ujar Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantronya di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Menurut AHY, saat ini Kemenko IPK tengah berupaya menghadirkan konektivitas antarwilayah untuk mempermudah arus pergerakan barang dan jasa. Penguatan konektivitas juga ditujukan untuk mendukung program transmigrasi, yang tentu menyasar kawasan luar Jawa.
"Pada akhirnya perlu infrastruktur dasar, perlu konektivitas, baik fisik maupun digital, termasuk juga perlu penanganan pemanfaatan lahan atau agraria serta tata ruang yang juga lebih resilience, lebih punya daya tahan, dan punya potensi yang baik untuk dikembangkan ke depan," ujar AHY.