Dunia Digital di Mata Kaum Lansia

iNews.id
Diah Ayu Candraningrum (Foto: Dok Pribadi)

Diah Ayu Candraningrum, MBA, M.Si
Staf Pengajar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
Mahasiswa Program Doktoral Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia
 
PROGRAM Tular Nalar dengan tema 'Warga Lansia Cakap Digital' diluncurkan pada 7 Februari lalu. Ini adalah program yang fokus pada penyediaan materi pembelajaran tentang berpikir kritis dan literasi media. Inisiatif program ini dibuat oleh Maarif Institute, Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), Love Frankie, dan didukung Google.org. Kegiatan edukasi ini akan dilaksanakan mulai Maret hingga Agustus 2022, melalui pertemuan daring maupun luring (tatap muka) di 25 kota di Indonesia, seperti Jayapura, Makassar, Denpasar, dan Yogyakarta. Targetnya adalah 6.000 orang lanjut usia (lansia).

Program ini diadakan karena pertimbangan banyaknya lansia yang dianggap kurang mampu menyeleksi informasi dan mudah sekali menyebarluaskannya ke publik tanpa proses verifikasi. Selain itu lewat program ini, diharapkan kaum lansia juga bijak dalam menjalankan media sosial dan menjadi teladan bagi orang-orang di sekitarnya. Materi program yang disediakan cukup beragam, seperti video bertema pentingnya berpikir kritis, modul warga lansia cakap digital, serta panduan praktis tentang melawan hoaks Covid-19 dan vaksinasi, meredam ujaran kebencian, menghindari penipuan digital, dan melindungi data privasi. 

Salah satu pertimbangan diadakannya program ini karena kelompok usia di atas 45 tahun dianggap penyebar hoaks paling banyak. Kelompok ini terdiri dari warga pralansia dan lansia. Memang, menurut Kementerian Komunikasi dan Informasi, kelompok usia penyebar hoaks terbanyak adalah mereka berusia di atas 45 tahun (Kominfo, 2019). 

Hal ini senada dengan hasil studi peneliti di Princeston dan New York University melalui unggahan di akun Facebook. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, unggahan di Facebook tidak terkait dengan latar belakang pendidikan, jenis kelamin, dan pandangan politik. Justru faktor usia yang menjadi faktor utama penyebaran hoaks. Riset yang melibatkan 3.500 responden pengguna Facebook di Amerika Serikat ini mendapati 11 persen pengguna berusia 65 tahun ke atas berbagi hoaks. sedangkan 3 persen pengguna yang berusia 18-29 tahun menyebarkan informasi palsu.
 
Hal menarik lainnya adalah soal motif di balik konsumsi media yang dilakukan para lansia ini, yang berujung pada potensi penyebaran hoaks di media sosial. Menurut Rachmazein & Soedarsono, mayoritas kaum lansia saat ini adalah pengguna aktif media sosial Facebook. Alasannya, banyak fitur yang mulai ditinggalkan kaum milenial karena dianggap ‘jadul’ namun justru dianggap baru oleh lansia. Alhasil, kaum milenial pun beralih ke platform media sosial selain Facebook, sehingga Facebook mulai dipenuhi ‘warga senior.’ 

Tim riset media Tirto bersama Fellow dari International Center for Journalist (ICFJ) Astudestra Ajengrastri juga melakukan survei pada Februari 2019. Survei ini dilakukan terhadap 1.586 responden berusia 17 tahun ke atas. Dari survei ditemukan gender ternyata tidak berpengaruh langsung terhadap penyebaran informasi dan hoaks. Sebaliknya, usia ternyata memiliki korelasi positif terhadap pengaruh penyebaran kedua hal tersebut. Orang tua cenderung percaya dan meneruskan pesan yang didapatnya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

BMKG Tegaskan Informasi Squall Line dan Badai Ekstrem saat Malam Tahun Baru Hoaks

Megapolitan
10 hari lalu

Puspadaya Perindo dan Orang Tua Korban Harap Kasus Dugaan Pencabulan di Jakbar Diusut Tuntas

Nasional
17 hari lalu

HOAKS! Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Terkena Ledakan di Tol Japek adalah Berita Bohong

Seleb
17 hari lalu

Dude Harlino Bantah Ceraikan Alyssa Soebandono, Ini Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal