JAKARTA, iNews.id – Kementerian Kesehatan merespons temuan yang menyebut efektivitas vaksinCovid-19Sinovac buatan China terhadap imunitas rendah. Kemenkes menyatakan tidak ada pernyataan resmi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) terkait hal tersebut.
“(Ini) yang lebih tepat (menanggapi) BPOM. Dan kita sudah cek memang tidak ada pernyataan resmi WHO,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Minggu (20/12/2020).
Dua media ternama di dunia, Al Jazeera dan Reuters menyebut dari 10 jenis vaksin yang siap edar, Sinovac memiliki pengaruh rendah terhadap imunitas tubuh. Indonesia diketahui telah memesan dan mendatangkan vaksin ini. Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac kini telah berada di Bio Farma, Bandung.
Nadia memastikan, WHO tidak pernah melakukan riset bersama Reuters. Selain itu WHO juga belum mengeluarkan emergency use of listing (EUL). Yang ada, kata dia, baru EUL untuk diagnostik.