Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai ekonomi RI Q2 2026 akan membaik. (foto: Anggie Ariesta)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai Indonesia telah berhasil melewati masa ujian yang dipicu gejolak harga bahan bakar. Menurut dia, kondisi saat ini menunjukkan perekonomian nasional semakin kuat dalam menghadapi berbagai tekanan.

Menurut Purbaya,  performa ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun 2026 akan bergerak ke arah yang jauh lebih sehat. Redanya tekanan luar negeri ini diharapkan mampu menstimulasi laju pertumbuhan domestik secara lebih ekspansif.

"Kalau dilihat dari data yang sekarang, sepertinya kita sudah melewati masa ujian itu. Ke depan, tinggal memperbaiki pondasi yang sudah ada supaya dengan perbaikan yang ada, kita bisa tumbuh lebih optimal," kata Purbaya dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin (22/6/2026).

Purbaya mengaku lonjakan harga minyak mentah global telah menjadi salah satu kerikil tajam yang menekan postur fiskal dan menjepit perekonomian nasional dalam beberapa waktu terakhir. 

Oleh sebab itu, penyesuaian tarif pada sebagian instrumen BBM non-subsidi terpaksa dieksekusi demi membentengi anggaran negara dari pembengkakan subsidi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pramono Ungkap Pestapora dan The Weeknd Dongkrak Ekonomi Jakarta hingga Rp250 Miliar

6 hari lalu

Luhut Yakin Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen di Masa Prabowo: Bukan Hal Sulit

9 hari lalu

Respons Menkeu Suahasil saat Ditanya soal Keraguan Publik usai Gantikan Purbaya

9 hari lalu

Menkeu Suahasil Pede Ekonomi RI Tumbuh di Atas 5,5% di Semester II 2026, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal