Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB: 17.942 Hektare Karhutla Belum Padam, Kalteng Prioritas Penanganan
Advertisement . Scroll to see content

AHY Tegaskan Pelaku Karhutla Harus Diadili: Jangan Biarkan Kerusakan, Bumi Kita hanya Satu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:20:00 WIB
AHY Tegaskan Pelaku Karhutla Harus Diadili: Jangan Biarkan Kerusakan, Bumi Kita hanya Satu
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus diadili. Dia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan biarkan terjadi kerusakan, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang diakibatkan oleh mereka yang tidak bertanggung jawab. Itu semua harus kita adili, itu semua harus kita tegakkan, karena alam kita, bumi kita, hanya satu,” ujar AHY saat memberikan orasi ilmiah dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Nasional (UNAS) di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, dikutip Minggu (25/10/2026).

AHY menekankan, upaya mengejar pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat harus berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Menurutnya, pembangunan perlu menyeimbangkan kemakmuran (prosperity) dengan keberlanjutan (sustainability).

“Ketika kita mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan juga peningkatan kesejahteraan rakyat, harus dibarengi dengan agenda sustainability. Kita jaga bumi kita, lestarikan lingkungan kita,” kata AHY.

Dia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab terhadap masa depan generasi berikutnya. Kerusakan lingkungan, termasuk akibat karhutla, tidak hanya berdampak pada kehidupan saat ini, tetapi juga berisiko mengancam masa depan anak cucu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut