Eksepsi Ditolak, Fredrich Mencak-Mencak di Pengadilan Tipikor

Ririn Oktaviani
Antara
Advokat Fredrich Yunadi. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, iNews.id – Emosi Fredrich Yunadi meledak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (5/3/2018). Begitu majelis hakim menjatuhkan putusan sela yang menolak eksepsinya, advokat mantan kuasa hukum Setya Novanto itu pun mengancam tidak mau datang ke persidangan lagi.

"Kami tidak akan menghadiri sidang lagi, kami punya hak asasi manusia, sidang berikutnya kami tidak akan hadir," kata Fredrich dengan nada berapi-api di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Seperti diketahui, Fredrich didakwa bekerja sama dengan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo untuk menghindarkan Setya Novanto (Setnov) diperiksa dalam perkara dugaan korupsi e-KTP. Dugaan kongkalikong ini terkuak setelah Setnov terlibat kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau dan akhirnya dirawat di RS Medika Permata Hijau.

"Meski dipaksa hadir saya tidak akan bicara dan tidak akan mendengar karena itu hak asasi saya berdasarkan pasal 28 ayat a sampai j UUD 1945, selama belum diputus harkat martabat saya mohon dihormati, terserah penasihat hukum saya, saya sebagai pengacara, saya tidak mau hak saya diperkosa," kata Fredrich.

Pendiri kantor hukum Yunadi&Associates itu sebelumnya menyampaikan sejumlah permintaan kepada hakim. Permintaan pertama agar dia dapat membacakan permohonan praperadilan yang sudah dicabutnya sendiri. Permintaan kedua adalah untuk mencari orang yang disebutnya sebagai mantan polisi tapi masih menjadi penyidik di KPK.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
11 hari lalu

KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Yaqut di Kasus Kuota Haji, Tegaskan Ada Niat Jahat

12 hari lalu

Pengacara soal Praperadilan Dokter Tifa: Bukan untuk Membebaskan, Mengoreksi Persidangan

14 hari lalu

Sidang Eksepsi, Eks Menag Yaqut Ungkap Alasan Kuota Tambahan Haji Dibagi 50 Persen

14 hari lalu

Eks Menag Yaqut Ngaku Kurang Sehat jelang Bacakan Eksepsi Kasus Kuota Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal