Eksistensi Diplomasi Poros Maritim Indonesia

Okezone.com

Dave Akbarshah Fikarno Laksono
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar

Bicara peran Indonesia dalam hubungan internasional tidak dapat dipisahkan dengan kebijakan politik luar negeri bebas-aktif. Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, politik luar negeri Indonesia yang bebas-aktif dan tekad dalam memperkuat jati diri Indonesia sebagai negara maritim yang sesuai konsep Nawacita tampaknya terus diperkuat dalam setiap kebijakan luar negerinya.

Terpilihnya Indonesia untuk kali ke-empat menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2019-2020 menjadi prestasi yang sangat membanggakan dalam sejarah diplomasi Indonesia.

Indonesia dipercaya mewakili Asia Pasifik mengalahkan Maladewa. Lebih dari 2/3 negara Anggota PBB percaya bahwa Indonesia mampu membangun jembatan perdamaian dan memajukan kedamaian dunia dengan cara-cara yang lebih diplomatis. 

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Kesepakatan Dagang Baru: Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal

Nasional
22 jam lalu

RI Borong Migas dari AS Rp253 Triliun Setiap Tahun, Bagaimana Rencana Setop Impor Solar?

Nasional
1 hari lalu

Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, RI Dapat 12 Persen Saham di 2041

Nasional
1 hari lalu

Tarif Resiprokal RI-AS 19 Persen Berlaku dalam 90 Hari, Ribuan Produk Jadi 0 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal