Energi Panas Bumi Gunung Salak Punya Potensi Baru, Apa Itu?

Tim iNews.id
ilustrasi PLTP Gunung Salak punya potensi baru. (Foto: ist)

Potensi pengurangan emisi dari peningkatan kapasitas pembangkit tersebut selanjutnya dapat dimonetisasi menjadi aset karbon bernilai ekonomi dan diperdagangkan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan pengembangan aset karbon membuka peluang nilai tambah dari pembangkit energi bersih.

“Pengembangan energi baru terbarukan tidak hanya berbicara mengenai penyediaan energi yang lebih bersih, tetapi juga bagaimana setiap potensi pengurangan emisi dapat dikelola menjadi nilai tambah yang berkelanjutan. Melalui pengembangan aset karbon dari PLTP Gunung Salak, kami melihat adanya peluang untuk menciptakan nilai ekonomi sekaligus mendorong keberlanjutan pengembangan energi panas bumi di Indonesia,” tegas Bernadus.

Menurut dia, pengembangan tersebut sejalan dengan komitmen untuk mengoptimalkan pembangkit berbasis energi terbarukan melalui inovasi dan skema pengembangan yang mendukung transisi energi.

“Geothermal memiliki potensi besar sebagai sumber energi bersih yang andal. Karena itu, kami terus mendorong berbagai inisiatif yang tidak hanya meningkatkan kinerja aset pembangkit, tetapi juga membuka peluang nilai tambah dari aspek lingkungan dan pengurangan emisi,” tambahnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Potensi AI Sangat Besar, Ancaman Keamanan Siber Makin Kompleks

29 hari lalu

PLN IP Garap Proyek PLTS dan Baterai 60 MWp, Nilai Investasi Tembus Rp3,3 Triliun

2 bulan lalu

PLN IP Kembangkan 4 Proyek PLTS 490 MW, Dukung Target Energi Surya 100 GW

2 bulan lalu

PLN Garap Panas Bumi Jadi Listrik 45 MW di Lampung-Sulut, Gandeng Pertamina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal