Epidemiolog Imbau Pemerintah Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 jadi 100 Persen

Carlos Roy Fajarta
Ilustrasi. Pemerintah diminta menggalakkan vaksinasi Covid-19 jadi 100 persen. (Foto: Humas)

Dia mengingatkan masih ada 15 persen masyarakat Indonesia yang belum terinfeksi dan belum mendapatkan vaksinasi. Hal tersebut dikatakan dia berbahaya karena mereka rentan terinfeksi. 

"Kita masih akan melihat kematian, yang disebabkan komorbid kronis seperti gagal ginjal, jantung, kanker, serta lansia," tutur Pandu.

Pandu Riono mengungkapkan apabila Indonesia mau mengakhiri pandemi Covid-19, vaksinasi Covid-19 harus segera dituntaskan.

"Tapi kalau kita amati dengan cermat, itu risiko bisa ditekan apabila dilakukan vaksinasi. Imunitas menjadi senjata kita untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Target harus setinggi-tingginya dan secepat-cepatnya," kata Pandu Riono.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
11 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

24 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

28 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

30 hari lalu

Kekayaan Bernard Arnault Menguap Rp1.149 Triliun, Terdepak dari 10 Orang Terkaya Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal