Epidemiolog Imbau Pemerintah Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 jadi 100 Persen

Carlos Roy Fajarta
Ilustrasi. Pemerintah diminta menggalakkan vaksinasi Covid-19 jadi 100 persen. (Foto: Humas)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah diminta menuntaskan vaksinasiCovid-19 kepada target masyarakat sebesar 100 persen. Hal itu agar status pandemi bisa menuju endemi.

"Situasi pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi. Penularan masih ada, apakah tinggi atau rendah sulit diketahui kalau testingnya masih terbatas. Tapi Omicron ini penularan sangat tinggi. Kita lihat di Jawa dan Bali semua kasus terkonfirmasi sudah menurun," ujar Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono, Jakarta, Sabtu (12/3/2022).

Dia melihat rendahnya angka kasus Covid-19 di varian Omicron disebabkan imunitas masyarakat sudah cukup besar.

"Angka dirawat di rumah sakit dan meninggal jauh lebih rendah dibandingkan varian Covid-19 Delta. Kenapa bisa seperti itu, karena sebagian besar penduduk pernah terinfeksi sehingga memiliki imunitas tinggi, membentuk antibodi, dan vaksinasi sudah dilakukan sebagian besar penduduk," kata Pandu Riono.

Pandu menyebutkan target pemerintah yang hanya menargetkan vaksinasi Covid-19 di angka 70-90 persen tidak tepat dan seharusnya disasar 100 persen. Menurutnya, saat ini 90 persen penduduk Indonesia sudah imun sebagian besar di Jabodetabek.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
11 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

24 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

28 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

30 hari lalu

Kekayaan Bernard Arnault Menguap Rp1.149 Triliun, Terdepak dari 10 Orang Terkaya Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal