ESDM Usut Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM Solar B50 Sebanyak 406 KL di Semarang

Iqbal Dwi Purnama
ESDM mendalami dugaan penyimpangan distribusi 406 KL solar B50 yang diangkut kapal SPOB NURFAIZAH 03 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. (Foto: ESDM)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusut dugaan penyimpangan distribusi 406 kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) jenis solar B50 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Dugaan ini mencuat setelah dokumen pengangkutan kapal SPOB NURFAIZAH 03 mencatat volume 406 KL, sedangkan dokumen pembelian hanya mencantumkan 24 KL.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) ESDM kini mendalami perbedaan data tersebut bersama pihak terkait, termasuk TNI Angkatan Laut (TNI AL). Penelusuran dilakukan untuk memastikan asal-usul BBM, legalitas pengangkutan, serta kesesuaian dokumen yang digunakan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM Jeffri Huwae mengatakan, dokumen pembelian dari Pertamina Patra Niaga Pengapon mencatat volume BBM sebanyak 24 KL. Sementara itu, dokumen administratif berupa Delivery Order (DO) menunjukkan volume sebesar 406 KL.

"Dengan demikian, terdapat selisih sebesar 382 KL yang menjadi bagian dari pendalaman untuk menelusuri asal-usul, jenis, legalitas, serta dokumen pengangkutan BBM yang ditemukan di kapal tersebut," ujar Jeffri dalam keterangan resmi, Kamis (22/10/2026).

Kapal SPOB NURFAIZAH 03 sebelumnya diperiksa oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Pulau Menjangan II-5-39 pada 15 September 2026. Setelah pemeriksaan tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) V Semarang menyerahkan penanganan perkara kepada Ditjen Gakkum ESDM untuk ditindaklanjuti.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Atasi Antrean BBM di Madura, Pertamina Tambah Mobil Tangki untuk Percepat Pasokan

3 hari lalu

BBM Langka di Bangkalan, Sopir Angkutan Umum Kesulitan Mendapatkan Solar

3 hari lalu

BBM Langka di Sejumlah Daerah, Warga Stres dan Lelah Antre Berjam-jam di SPBU

3 hari lalu

Gerindra Soroti Pemadaman Listrik dan Antrean BBM, Minta Menterinya Dievaluasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal