Fadli Zon Ngaku Tak akan Tunda Proyek Penulisan Ulang Sejarah: Kita Uji Publik Juli Ini

Achmad Al Fiqri
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengaku tak akan menunda proyek penulisan ulang sejarah saat ditemui di kompleks DPR, Senayan, Rabu (2/7/2025). (Foto: iNews.id/Achmad)

"Ya ini kan lihat dulu makanya. Jangan menghakimi apa yang belum ada. Jangan-jangan nanti anda lebih suka dengan sejarah ini," kata Fadli.

Sebelumnya, Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends meminta proyek penulisan ulang sejarah untuk dihentikan. Sebab, ia kecewa lantaran proyek itu hendak menghapus tragedi pemerkosaan massal 98.

Hal itu diungkapkan Mercy saat Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/7/2025). Dalam kesempatan itu, Mercy turut membawa dokumen hasil temuan TGPF yang membuktikan adanya tragedi pemerkosaan massal.

Menurutnya, sejarah tanpa ditulis akan memiliki dialektika untuk berbicara bagi rakyat Indonesia. Untuk itu, ia meminta Fadli Zon menghentikan proyek penulisan ulang sejarah.

"Kami percaya ya Pak ya, daripada diteruskan dan berpolemik, mendingan dihentikan. Kalau Bapak mau teruskan, ada banyak yang terluka di sini," ujar Mercy.

"Kalau memilih-memilih saja mana yang ditulis dan mana yang tidak ditulis, ada banyak kekelaman-kekelaman yang ada di bawah permukaan yang tidak bisa kami ungkapkan satu persatu," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Ternyata Ini Motif Istri Rekam Suami Perkosa Pelayan Warung di Makassar

Nasional
1 hari lalu

Keji! Majikan Perkosa Pelayan Warung di Makassar, Aksi Direkam Sang Istri

Seleb
4 hari lalu

Tegas! Sal Priadi Bantah Bela Sitok Srengenge usai Foto Barengnya Viral

Megapolitan
12 hari lalu

Polisi Pastikan Pemilik Email Penyebar Teror Bom 10 Sekolah Depok Bukan Korban Pemerkosaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal