Fahri Hamzah: Minta Presiden Bikin Perppu, Bukti KPK Sudah Menyerah

Felldy Aslya Utama
Fahri Hamzah menilai KPK sudah menyerah memberantas korupsi karena mengajukan Perppu ke Presiden Jokowi.

JAKARTA, iNews.id - Komisi pemberantasan korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua hakim pengadilan negeri (PN) Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, Wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah justru mengktitik apa yang dilakukan lembaga antirasuah itu sudah salah jalan.

Fahri menilai tak ada kebanggaan atau prestasi yang dilakukan KPK. Dia melihat, justru KPK sudah salah jalan atau salah langkah. Bahkan, saat KPK mengajukan penerbitan Perppu itu sudah menandakan bahwa lembaga antirasuah ini sudah menyerah.

"Sebaiknya dan sekarang KPK sudah lempar handuk dengan mengatakan minta presiden bikin Perppu sebenarnya sudah menyerah," tegas Fahri, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, (29/11/2018).

Atas permintaan pembuatan Perppu, Fahri pun mengusulkan kepada presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat Perppu yang bisa mengintegrasikan semua lembaga ke dalam satu payung. Kata dia, jika lembaga itu terlaksana, akan menjadi raksasa yang menjadi tempat orang melaporkan malapraktik di dalam pelayanan publik, pengadaan barang dan tender.

Politikus asal Sumbawa itu mengungkapkan hal itu sudah dilakukan di banyak negara. Sehingga betul-betul efek dari kehadiran lembaga besar itu pada perbaikan indeks persepsi bangsa Indonesia. Salah satunya, hal itu sudah dilakukan di Korea Selatan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Ikuti Jejak Eks Menag Yaqut, Noel bakal Ajukan Permohonan Tahanan Rumah

Nasional
4 jam lalu

KPK Tunggu Hasil Tes Kesehatan terkait Kembalinya Eks Menag Yaqut ke Rutan

Nasional
5 jam lalu

KPK Kembalikan Status Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rutan

Nasional
14 jam lalu

Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara: KPK yang Tahu Pertimbangannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal