Fenomena Kekeringan di Papua Tengah, BNPB: Pengaruh Udara Dingin dari Australia

Binti Mufarida
Masyarakat Papua Tengah yang menjadi korban kekeringan dan kelaparan saat menunggu bantuan di kawasan lapangan terbang. (foto: iNews/Nathan Making)

“Yang menjadi masalah pada periode Juli sampai Agustus ini itu di Australia itu kan Winter. Nah ini ada pengaruh udara dingin ini sampai ke sana," katanya.

Selain itu, kata Aam, wilayah Papua merupakan dataran tinggi sehingga udara dingin di malam hari akan membawa kabut es. Akibatnya merusak tumbuhan khususnya umbi-umbian yang menjadi sumber makanan utama masyarakat Papua.

“Jadi ketika di daerah dataran tinggi Papua itu udaranya sangat dingin pagi-pagi atau malam itu ada kabut sangat dingin kabut es dan biasanya di tanah itu seperti yang terjadi di Dieng itu ada butiran es, ada kabut upas jadi ada butiran es, nah ini yang kemudian membuat tumbuhan (rusak),” kata Aam.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

BNPB Segera Bangun 238 Huntap untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki 

3 hari lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

6 hari lalu

Indonesia-Australia Tanda Tangani Kerja Sama Jaminan Produk Halal

8 hari lalu

BNPB: 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, 8 Hektare Lahan Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal