Dia lebih menyarankan pengguna media sosial menggunakan fitur gift untuk hal positif. Seperti dengan mempertunjukkan keahlian atau konten-konten edukatif.
"Fitur gift kan bentuk apresiasi yah, untuk netizen pada netizen yang lain atau penonton, ini akan sangat bagus bila dimanfaatkan untuk kreativitas, ada ide-ide mereka ngajar matematika, musik atau yang lain, kemudian yang nonton ikut bayar. Hal positif seperti itu harus didorong, karena bisa membuat orang lebih cerdas," katanya.
Terkait maraknya konten-konten negatif di media sosial, Ismail menyarankan para orang tua menggunakan fitur parental control. Hal itu guna mencegah anak-anak di bawah umur melihat konten yang tidak seharusnya dilihat di usianya.
"Biasanya tiap media sosial ada parental controlnya harus diaktifkan, jadi anak-anak harus ada kesepakatan dengan orang tua, hanya boleh membuka yang disediakan oleh parental control, cuma masalahnya banyak orang tua yang nggak tau dan nggak mau belajar," ujar Ismail.