Ganjar soal Gus Miftah Bagi-bagi Uang di Pamekasan: Kok Belum Ada Sanksinya Ya?

Riyan Rizki Roshali
Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo merespons aksi Gus Miftah bagi-bagi uang di Pamekasan. Dia mempertanyakan proses penelusuran yang dilakukan Bawaslu Pamekasan. (Foto: Riyan Rizki Roshali)

"Di mana letak jurdil-nya? Di mana letak demokratisasi yang jujur? Saya kira pemimpin butuh komitmen, dan saya juga mengingatkan diri saya sendiri termasuk juga relawan agar kita, yuk kita taat yuk. Kita boleh kritik, tapi juga harus taat aturan. Mudah-mudahan Bawaslu segera periksa itu," ujarnya.

Sebelumnya, Gus Miftah memberikan klarifikasi atas video viral yang menampilkan dirinya membagikan uang di Pamekasan, Jatim. Klarifikasi itu disampaikan melalui video yang diunggah dalam akun Instagram @gusmiftah.

Dia mengaku mengunjungi Pamekasan atas undangan salah satu pengusaha bernama Haji Her. Menurut dia, Haji Her merupakan sosok yang gemar bersedekah.

"Supaya tidak menjadi fitnah, itu adalah acara saya di Pamekasan atas undangan Haji Her, pengusaha tembakau di Pamekasan. Beliau punya kebiasaan sedekah setiap hari, ke pasar, ke sawah, ke karyawan, ke pabrik," ujar Gus Miftah.

Dia mengatakan, saat menghadiri undangan tersebut Haji Her tengah membagikan uang kepada masyarakat. Dia pun mengaku diminta oleh sang pengusaha untuk membagikan uang tersebut.

"Kebetulan kemarin saya diundang pas jatah bagi-bagi duit, saya diminta Haji Her untuk bagi-bagi duit. Masa saya tolak? Minimal saya dapat pahalanya ikut bagi-bagi. Itu tidak ada kaitannya dengan apapun, itu uangnya Haji Her maka saya mau," katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Nama Gus Miftah Disebut di Sidang Korupsi DJKA Bupati Pati, KPK Langsung Buka Suara

1 bulan lalu

Gus Miftah Diduga Terima Rp100 Juta terkait Kasus Korupsi DJKA, KPK bakal Dalami

1 bulan lalu

Kronologi Nama Gus Miftah Muncul di Sidang Korupsi DJKA, Berawal Kesaksian Terpidana

1 bulan lalu

Fakta Baru di Sidang Sudewo, Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Dana ke Gus Miftah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal