Geledah Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, KPK Amankan Sejumlah Barang Bukti

Ariedwi Satrio
Ilustrasi, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Sindo Media).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Bupati Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2020). Selain Kantor Bupati, KPK juga menggeledah rumah pihak swasta berinisial MI alias A di Kabupaten Asahan.

Serangkaian penggeledahan untuk mengumpulkan bukti tambahan terkait pengembangan kasus korupsi dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018 yang menyeret mantan pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yaya Purnomo.

"Dari kegiatan ini diamankan sejumlah dokumen yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan penyidikan saat ini dan sejumlah barang bukti elektronik," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Dia menuturkan, sejumlah barang bukti tersebut akan dikonfirmasi kepada sejumlah saksi. Sesuai undang-undang, kata dia penyitaan barang bukti atas izin Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"KPK segera menyita setelah mendapatkan izin sita kepada Dewas KPK," ucapnya.

Barang bukti apa saja yang diamankan, dia enggan mengungkapkan detail. Menurutnya, barang bukti dan konstruksi perkara akan disampaikan ke publik setelah penangkapan dan penahanan.

"Kontruksi perkara dan nama-nama pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam penyidikan ini akan kami sampaikan lebih lanjut," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

KPK Sita Uang Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong terkait Suap Proyek

Nasional
15 hari lalu

6 Jam Diperiksa KPK di Banyumas, Bupati dan Pejabat Pemkab Cilacap Dibawa ke Jakarta

Nasional
15 hari lalu

Gus Yaqut Ditahan, Kuasa Hukum Sebut KPK Serampangan Proses Hukum Kasus Kuota Haji

Nasional
16 hari lalu

Profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang Terjaring OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal