Gempa Bumi di Sumbar Tingkatkan Risiko Longsor, BMKG Minta Masyarakat Waspada

Binti Mufarida
Kepala Pusat Peringatan Dini Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. (Foto : iNews.id/erfan erlin)

Selain gempa bumi, Daryono juga menjelaskan bahwa wilayah Sumbar juga mengalami curah hujan tinggi, khususnya di Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang.

"Tampak wilayah Kabupaten Agam, Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, itu mengalami curah hujan yang tinggi dan memiliki aktivitas kegempaan yang cukup tinggi juga," katanya.

Kombinasi gempa bumi dan curah hujan tinggi ini meningkatkan risiko longsor di kawasan perbukitan di Sumbar.

"Sehingga cukup penting untuk mewaspadai dampak ikutan gempa yaitu longsoran karena kawasan perbukitan yang sudah mengalami kejenuhan itu bisa mengalami ketidakstabilan lereng, juga bisa berdampak adanya runtuhan batu jika terjadi gempa bumi yang signifikan terjadi di wilayah Sumatera Barat baik akibat sesar aktif maupun akibat dari aktivitas megathrust Sumatera Barat," tutur Daryono.

BMKG mengimbau masyarakat di Sumbar untuk selalu waspada terhadap potensi longsor, terutama di daerah perbukitan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Tito Karnavian: Kondisi Sumatera Barat akan Normal sebelum Ramadan

Internasional
10 hari lalu

Gunungan Sampah Longsor di Filipina, 2 Orang Tewas 36 Hilang

Nasional
12 hari lalu

Kementerian PU Pulihkan 263 Titik Longsor dan 14 Jalan Putus di Sumut

Internasional
14 hari lalu

Gempa M6,2 Guncang Prefektur Shimane Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal