Gempa Yunani dan Turki, BMKG : Pelajaran Penting Indonesia dengan Kondisi Seismik Aktif

Binti Mufarida
Sebuah bangunan di Kota Izmir runtuh akibat gempa bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Yunani, Jumat (30/10/2020) siang waktu setempat. (foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Gempa di Turki dan Yunani dinilai menjadi pelajaran penting bagi Indonesia dengan kondisi seismik aktif yang bisa memicu potensi tsunami. Gempa di kedua negara tersebut dipicu oleh aktvitas sesar sisam di Laut Aegea.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan, wilayah Laut Aegea secara histori merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami dengan peristiwa tsunami terakhir merusak di Bodrum, Turki akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,6 pada 2017.

“Gempa Turki-Yunani ini menjadi pelajaran penting bagi kita di Indonesia dengan kondisi seismik aktif, memiliki banyak jalur sesar aktif dasar laut,” ujar Daryono di Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat-Angin Kencang di Jabodetabek hingga 11 Maret

Nasional
2 hari lalu

Ada 3 Bibit Siklon Tropis, Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter 

Nasional
2 hari lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus

Nasional
3 hari lalu

BMKG Ungkap Musim Kemarau Lebih Awal, Waspada Kekeringan dan Karhutla 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal