Gerak Cepat, KKP Bantu Pembudidaya Terdampak Banjir Bandang di Sumbar

Anindita Trinoviana
KKP serahkan bantuan kepada pembudidaya ikan dan korban banjir lainnya. (Foto: dok KKP)

"Insya Allah rehabilitasi dan revitalisasi bisa segera dilakukan karena ini kerusakannya cukup parah, sampai enggak terlihat kolamnya sudah rata dengan tanah," tuturnya.

Total bantuan yang disalurkan KKP hampir Rp500 juta, di mana Rp100 juta di antaranya berasal dari bantuan pribadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Bantuan ini mencakup uang tunai untuk pembudidaya, serta paket sembako, selimut, dan susu. 

(Foto: dok KKP)

Salah seorang pembudidaya penerima bantuan bernama Epi mengungkapkan harapannya agar rehabilitasi bisa segera dilakukan. Kolam tanah ikan nila seluas 20x20 meter miliknya sudah rata dengan tanah. Infrastruktur pendukung seperti pagar kolam yang terbuat dari seng, juga hilang dari banjir.  

"Terima kasih bantuannya Pak Menteri, KKP, mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk pemulihan usaha kami. Di tempat saya ada 13 pembudidaya yang kolamnya tidak bisa digunakan lagi," kata warga Bukik Batabuah, Kabupaten Agam itu. 

Hal senada juga disampaikan Wali Nagari Koto Tua IV Koto Irvan Darwin. Bantuan KKP diharapkan dapat mempercepat pemulihan dari kerusakan-kerusakan imbas banjir bandang pada 11 Mei lalu. 

"Kami mohon doanya juga, semoga proses pemulihan bisa segera selesai, dan masyarakat bisa beraktivitas normal lagi," ujar Irvan.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Pembiayaan Produktif, BSI Apresiasi Penempatan SAL di Sektor Perbankan

57 tahun lalu

HighEnd bersama Standard Chartered Hadirkan HighTea with HighEnd Legacy in Motion di Medan

57 tahun lalu

Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Makanan Legendaris Jakarta dan Bandung lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood

57 tahun lalu

Cetak Pemimpin Berwawasan Global, Pegadaian Berangkatkan Karyawan Studi Magister ke Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal