Gerhana mencapai puncaknya pada pukul 17.45 UT atau 00.45 WIB, yang sudah memasuki 13 Agustus 2026 waktu Indonesia. Seluruh rangkaian gerhana berakhir pada pukul 19.57 UT atau 02.57 WIB pada 13 Agustus 2026.
Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus saat fase Bulan Baru. Pada puncak gerhana, piringan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang Bumi.
Kondisi tersebut membuat suasana siang hari menjadi gelap selama beberapa saat di wilayah yang dilintasi jalur bayangan inti atau umbra. Sementara wilayah yang hanya dilintasi bayangan samar atau penumbra akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian.
“BMKG juga mengingatkan masyarakat yang berada di lokasi pengamatan untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung, melainkan wajib menggunakan kacamata khusus berfilter matahari demi menjaga keselamatan mata,” ungkap dia.