El Nino Sangat Kuat Bikin Kemarau 2026 Makin Panjang, BMKG: Puncaknya hingga September
JAKARTA, iNews.id - Fenomena El Nino sangat kuat membuat musim kemarau 2026 di sejumlah wilayah Indonesia lebih kering dan berlangsung lebih panjang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, puncak musim kemarau terjadi secara bertahap hingga September 2026.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengatakan, kondisi kekeringan masih berlangsung di tengah musim kemarau dan pengaruh El Nino yang sangat kuat.
“Di tengah kondisi kekeringan yang masih berjalan saat ini, karena musim kemarau dan El Nino sangat kuat beserta dampak turunannya, kedatangan musim hujan tentunya ditunggu oleh banyak pihak, sektor-sektor strategis, termasuk kita semua untuk beralih dari kondisi kekeringan ini,” ujar Faisal dalam konferensi pers prediksi musim hujan 2026-2027, Selasa (22/9/2026).
Faisal menambahkan, El Nino saat ini berada pada fase sangat kuat. Berdasarkan pemantauan BMKG, anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik pada periode Juli, Agustus, dan September 2026 mencapai +2,63.
“Yang pertama, anomali suhu muka laut di Samudra Pasifik pada periode Juli, Agustus, September 2026 menunjukkan nilai sebesar +2,63, yang dapat diartikan bahwa ENSO berada pada fase El Nino sangat kuat. Kondisi ENSO diprediksi akan bertahan pada fase El Nino hingga awal tahun 2027,” tuturnya.