Gerindra: Pemerintah Tak Usah Panik Jika #2019GantiPresiden Lebih Laku

Antara
Kaus tagar #2019GantiPresiden (ilustrasi).

JAKARTA, iNews.id – Partai Gerindra meminta pemerintah tidak usah panik menghadapi Gerakan #2019GantiPresiden. Menurut partai oposisi itu, gerakan tagar tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah negara demokrasi.

“Sebenarnya #2019GantiPresiden, ataupun #Jokowi2Periode merupakan hal yang biasa-biasa saja, hanya bunga-bunga demokrasi. Tidak perlu pemerintah, BIN (Badan Intelijen Negara), dan kepolisian kebakaran jenggot,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade, di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Menurut dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menyatakan Gerakan #2019GantiPresiden bukanlah bentuk kegiatan kampanye. Dia pun mengaku heran dengan beberapa pihak yang menuding tagar tersebut sebagai gerakan makar.

“KPU dan Bawaslu bahkan sudah menjelaskan tagar ini merupakan salah satu bentuk kebebasan berekspresi. Polisi bukanlah wasit dalam pemilu, jadi tidak perlu menyebutkan gerakan itu menyalahi kampanye. Permasalahan muncul karena tagar ini mendapat respons positif di masyarakat,” ucapnya.

Persoalan dalam perang tagar semakin diperuncing ketika Gerakan #2019GantiPresiden lebih laku dan lebih diterima masyarakat daripada Gerakan #Jokowi2Periode. “Pemerintah mulai panik melihat tagar (#2019GantiPresiden) ini direspons, baik di media sosial maupun di tengah masyarakat. Mulailah adanya persekusi, mulai di Batam, ada persekusi di Riau, dan Pekanbaru,” tutur Andre.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Dasco Ungkap Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra sejak 31 Desember 2025  

Nasional
1 hari lalu

Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra

Nasional
23 hari lalu

Gerindra Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD, Soroti Mahalnya Biaya Kampanye  

Nasional
3 bulan lalu

Respons Dasco soal Budi Arie Mau Gabung Gerindra: Saya Belum Dengar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal