Lebih lanjut, Gibran mengungkapkan meski Keputusan Presiden (Keppres) penugasan belum diterbitkan, dia mengaku telah menyiapkan diri untuk bertugas di Papua kapan saja.
"Misalnya Keppresnya belum keluar, saya sudah siap kapan pun," ucap Gibran.
Gibran menegaskan, dia dan seluruh tim di Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) telah melakukan sejumlah langkah konkret terkait pembangunan di Papua, termasuk mengirimkan bantuan pendidikan hingga pengecekan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Karena apapun itu Tim dari Setwapres sudah sering saya tugaskan misalkan ke Sorong, ke Merauke untuk mengirim alat-alat sekolah, mengirim laptop, mengecek kesiapan MBG. Jadi nanti tinggal atur waktu saja," katanya.
"Sekali lagi, saya sebagai pembantu Presiden siap ditugaskan ke mana pun, kapan pun. Dan ini kan melanjutkan kerja keras Wapres Ma'ruf Amin untuk masalah Papua," ucapnya.
Sebelumnya, informasi mengenai tugas Presiden Prabowo agar Gibran berkantor di Papua disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, melalui akun YouTube Komnas HAM.