JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji menilai, tindakan penyadapan terhadap tokoh-tokoh politik merupakan pelanggaran serius. Pasalnya, penyadapan bisa mengancam demokrasi dan membuat masyarakat takut berkomunikasi.
"Begini, menyadap tokoh-tokoh politik tanpa alasan yang dibenarkan, itu di samping pelanggaran itu juga bisa mengancam demokrasi kita," ujar Sarmuji di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/11/2026).
Dia pun bersyukur, tindakan penyadapan ilegal yang dilakukan Listyo Sigit itu bisa terungkap oleh Polri. "Kalau nggak, kita orang-orang akan takut berekspresi, orang bahkan akan takut berkomunikasi," katanya.
Sarmuji pun tak bisa membayangkan bila setiap pembicaraan elite politik disadap, meskipun obrolannya tergolong ringan.
"Misalkan kita kita kan kadang-kadang ngolah gitu, ketemu kawan gitu, 'oh, makin cantik saja kau,' misalkan, itu kalau disadap didengar istri kan juga sedap itu. Contoh saja hal yang sangat sederhana," ucap Sarmuji.