Goto Buka Suara usai Prabowo Minta Pemangkasan Potongan Ojol Maksimal 8%

Tangguh Yudha
GOTO buka suara terkait pemangkasan potongan ojol. (dok. GOTO)

Hans juga memastikan GOTO akan terus berkoordinasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan kebijakan tersebut dapat diimplementasikan dengan baik.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait sehingga GoTo/ Gojek dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat terutama mitra driver dan pelanggan Gojek," tandasnya.

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monumen Nasional, Prabowo menyatakan ketidaksetujuannya terhadap potongan sebesar 20 persen dinilai sangat memberatkan para pengemudi yang bekerja keras di lapangan.

"Saudara-saudara sekalian, ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya tiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen, gimana ojol setuju 20 persen? Bagaimana 15 persen? Berapa? 10 persen?" ucapnya di atas panggung.

"Saya katakan di sini saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen. Enak aje, elu yang keringat dia yang dapet duit, sorry aje. Kalau nggak mau ikut kita, nggak usah berusaha di Indonesia," sambung dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Usut Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri dan Krakatau Steel: Atensi Presiden agar Diungkap

57 tahun lalu

Candi Prambanan Jadi Saksi Persahabatan Indonesia-India, Jejak Peradaban 1.000 Tahun

57 tahun lalu

Prabowo Peluk Hangat PM India Narendra Modi saat Antar Kepulangan di Bandara YIA

57 tahun lalu

Konservasi Candi Prambanan Ditargetkan Rampung Sebelum 2029, PM Modi Janji bakal Resmikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal