"Sebaiknya kepala daerah kita membangun optimisme kepada masyarakat kebakarannya akan padam," katanya.
Sebelumnya, cuplikan video Agustiar Sabran saat membahas penanganan karhutla beredar luas di platform media sosial. Dalam rekaman tersebut, Agustiar memaparkan bahwa hampir 97 persen pemicu karhutla berasal dari ulah manusia.
Namun, dia menyisipkan seloroh berupa plesetan peribahasa 'bersatu kita teguh, bercerai kita kawin lagi' yang dinilai mencederai empati kepada masyarakat terdampak.