Gus Yahya: Laporan Keuangan PBNU Harus Terbuka dan Bisa Diakses Publik

Antara
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan organisasi yang dipimpinnya harus memiliki laporan keuangan yang transparan dan bisa diakses oleh publik. (Foto: MPI)

NU ingin semua orang, khususnya warga Nahdliyin merasa menjadi bagian dari organisasi bukan hanya sebagai partisan ataupun identitas kultural semata. Senada dengan Gus Yahya, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar beberapa waktu lalu mengajak warga Nahdliyin agar tak memosisikan NU sebagai identitas kultural semata, tetapi harus menjadi bagian dari organisasi NU itu sendiri.

Kiai Miftah mengatakan kekuatan warga Nahdliyin sangat besar. Potensi ini mesti digali dan diperkuat demi persatuan dan kesatuan NU dalam menghadapi era disruptif.

"Sebab, potensi raksasa ini kalau tidak dikelola dengan baik dan benar, justru akan menjadi beban dan terpecah belah. Menjadi bulan-bulanan dan diperebutkan kelompok-kelompok lain," kata dia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Golkar Ajak NU Perkuat Peran Jadi Penyeimbang: Nasihatnya Dibutuhkan Negara

57 tahun lalu

Danantara Tuntaskan Laporan Keuangan BUMN, Sejumlah Perusahaan Tak Rugi Lagi

57 tahun lalu

Hasil RUPST IATA Setujui Laporan Keuangan 2025 dan Perubahan Pengurus

57 tahun lalu

Prabowo Singgung Orang Indonesia Suka Bicara Manis-Manis di Depan: Kita Tak Perlu Pura-Pura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal