“Road Map ini dirancang untuk menghasilkan jam’iyyah yang tak hanya mengikuti arus zaman, tetapi ikut memimpin dan membentuk arah peradaban atas dasar akhlakul karimah, ilmu, teknologi, dan keberpihakan pada keadilan sosial,” jelas Gus Yahya.
Gus Yahya juga menegaskan bahwa seluruh orientasi perubahan tersebut tetap berakar kuat pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi sekaligus moral kompas NU.
“Pemikiran tersebut juga selaras dengan komitmen NU memperkuat peran dalam membangun dunia yang damai, inklusif, dan berkeadilan bagi semua,” katanya.