Begitu juga, kata dia, yang terjadi di Indonesia selama ini. Habiburokhman pun memberikan contoh bagaimana budaya yang ada di Komisi III DPR yang kini dipimpinnya.
Dia mengatakan para ketua terdahulu tidak pernah menyerang ketua Komisi III yang saat ini memimpin.
"Setahu saya nggak pernah menyerang saya secara terbuka seperti yang dilakukan oleh Dino, ya. Karena memang mereka menghormati. Saat ini yang menjabat (ketua Komisi III DPR) ya, Habiburokhman. Beri kesempatan sesuai masa jabatannya untuk melakukan yang terbaik," tuturnya.
Habiburokhman menyimpulkan model komunikasi yang dipertontonkan Dino Patti Djalal tidaklah pas. Dia khawatir pernyataan Dino justru memancing reaksi publik.
"Nanti dulu ditanya, zamannya Pak Dino sehebat apa sih? Kok sekarang menjadi orang yang sok paling Kemlu gitu loh, sok paling Kemlu sendiri sedunia, gitu kan ya. Nanti publik akan bertanya seperti ini juga," katanya.