Oleh karena itu, dia mempertanyakan sudah sejauh apa pemahaman Dino Patti Djalal terkait etika sebagai mantan pejabat pemerintah. Hal ini tentunya berbeda dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang melakukan kritik.
"Teman-teman LSM mengkritik, ya silakan ya, tapi kalau seorang mantan Wamenlu 3 bulan ya kan ya, menyampaikan kritikan ya hendaknya lebih elegan, gitu," pungkasnya.
Sebelumnya, Dino menyarankan Presiden Prabowo Subianto agar dapat mengurangi perjalanan ke luar negeri. Hal itu disampaikan Dino Patti Djalal dalam akun X @dinopattidjalal yang dilihat pada Minggu (31/5/2026).
“Sebagai sahabat lama Bapak, saya mewakili komunitas hubungan internasional dan banyak rakyat Indonesia menghimbau Presiden Prabowo untuk secara signifikan mengurangi perjalanan ke luar negeri dan tidak menganggap remeh jeritan publik mengenai hal ini,” kata Dino.
Dia menerangkan, dari seluruh pemimpin dunia, Prabowo telah menjadi kepala negara yang paling sering melakukan perjalanan ke luar negeri.