Haedar Nashir: Pemilu Jangan Buat Retak Bangsa

Antara
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: ANTARA)

Haedar mengatakan, di usia kemerdekaan ke-73 Indonesia, perlu ada progres yang terus-menerus. Selain itu, di tengah polarisasi kehidupan Bangsa Indonesia usai pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, Muhammadiyah mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan semua pihak untuk mengedepankan asas langsung, umum, bebas, dan rahasia (luber) dalam proses penghitungan, sampai pada tahap pengumuman.

“Semua proses itu juga harus berdiri tegak di atas konstitusi dan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Pada 18 April lalu, Muhammadiyah telah mengeluarkan sikap resmi yaitu mengajak seluruh warga negara dan bangsa untuk berpijak di atas hukum dan konstitusi. “Harus menerima apa yang diputuskan KPU. Bagi yang tidak puas, bahkan jika ada kesalahan dan kecurangan, bawalah ke ranah hukum agar semuanya transparan. Tentu kita harus kawal juga,” ujarnya.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, KH Saad Ibrahim, dalam sambutannya menyampaikan, di tengah dinamika kehidupan kebangsaan ini, pihaknya menangkap momentum dengan mengangkat tema “Mewujudkan Khairu Ummah” pada kajian Ramadan 1440 H. Agenda tahunan tersebut dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Timur.

Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Fauzan mengatakan, kajian Ramadan ini dijadikan sebagai ajang konsolidasi Persyarikatan Muhammadiyah. “Diselenggarakannya pengajian ini dalam rangka memperkuat Muhammadiyah menjadi aktor yang lebih mencerahkan di daerah masing-maisng,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Muhammadiyah Tak Sepakat Polri di Bawah Kementerian: Bisa Muncul Problem Baru

Nasional
24 hari lalu

Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik

Nasional
24 hari lalu

Pemuda Muhammadiyah Tegaskan Tak Terlibat dalam Pelaporan Pandji Pragiwaksono ke Polisi

Nasional
24 hari lalu

PP Muhammadiyah Tak Akui Kelompok yang Laporkan Pandji ke Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal